Selasa, 22 Januari 2008

Agama sebagai brand marketing tertinggi

Ini hasil wawancara saudara masykur dengan bangsa Jin.
Kenapa AGAMA dikatakan oleh PAKAR MARKETING sebagai produk yang memiliki brand/merek yang paling tertinggi ?.
Paling tidak ada beberapa clue yang bisa gue sampaikan sebagai berikut,
1- Di agama sangat dianjurkan bahkan diharuskan untuk selalu ikhlas dalam melakukan apapun dalam konteks keagamaan.
Anda shalat 5 waktu, membayar zakat, puasa baik yang sunat maupun wajib, pergi haji dan melakukan apapun dalam konteks kepentingan vertikal maupun
horizontal di manapun dan kapanpun serta oleh siapapun. Manakala Anda melakukan itu semua secara ikhlas dan bener-bener ihklas, Anda tidak mendapat
mobil mercy, tidak mendapat rumah, tidak ada paket liburan, tidak mendapat undian 1 MILYAR, tidak ada bunga deposito, tidak ada voucher belanja ataupun
makan di restoran baik sekelas hotel bintang lima ataupun bintang tujuh dan bahkan pada saat Anda meninggalpun, tidak ada ahli waris yang akan memperoleh
polis asuransi seharga Rp.500,000,000 ataupun 1 MILYAR. Namun demikian, kenapa di dunia ini banyak orang yang mau melakukan hal tersebut ?.
Bahkan menurut informasi, semakin hari semakin bertambah saja yang menunaikannya.
2- Coba bayangkan dan rasakan kembali, pernahkah kita menemukan produk seperti agama, mereka berbondong-bondong ke MEKKAH bahkan ada yang berkali-kali.
Pernahkah kita menemukan produk seperti agama, mereka berpuasa dengan sangat suka cita pada saat bulan Ramadhan.
Pernakah kita menemukan produk seperta agama, mereka berkorban baik sapi ataupun kambing pada saat lebaran haji.
3- Coba Anda teruskan sendiri dech kelanjutannya dan apa yang Anda rasakan seandainya ada produk yang seperti agama.
Thanks

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Sekarang yang harus jadi pemikiran adalah bagaimana sebuah produk suatu agama bisa menarik perhatian agama lain.Contoh naik haji sampe berkali-kali tanpa perduli dengan tetangga yang kelaparan.