Kamis, 07 Mei 2015
KEMBALI JADI BLOGGER
Kamis, 13 Mei 2010
GOBLOKER UNTUK GLOBAL WARMING
Dibawah ini gue tuliskan rencana kalo gue jadi presiden untuk mengatasi Global Warming.
1.Penanaman minimal pohon beringin setiap 1000 M persegi.
2.Setiap rumah wajib memiliki pohon yang bisa digunakan untuk berteduh.
3.Penanaman pohon sepanjang jalan raya.
4.Penggantian hutan Produksi menjadi hutan konsumsi , karena hutan produksi selalu habis sama mafia kayu.
5.Penyebaran Industri secara Merata.
Tunggu ....waktu dah habis!
Jumat, 10 April 2009
Terjun di Politik (Sorry Telaat…!)
Sebenarnya ada sih Partai yang saya dukung yaitu Demokrat dan PKS. Tapi gak enak sama partai lain takut ngambek dan malah nyantet saya, terutama dengan partai-partai kandangnya para preman.
Apalagi yang anda semua pikirkan , gak usah rumit milih partai malah nanti mengantarkan para CALEG (CALon LEGalkan korupsi) ke pesta korupsi dan menjemput anda wisata di Neraka.
Sudah jelas dari cara berkampanye yang sangat buruk, bukannya menyelesaikan sedikit-demi sedikit masalah Negara eh malah menambah tabungan masalah Negara.
Mau gua kasih contoh bagi para caleg goblok yang cuma becus pamer poster kaya iklan fauna langka.Kenapa dana lo pada gak digunakan hal bermanfaat, gak perlu nyumbang sana- sini deh , entar yang gak kebagian ngiri dan malah menjelek-jelekan lo pada.Mending biayanya lo pakai buat tanam pohon karena banyak manfaatnya. Masih perlu gua kasih tau juga? emang dasar sekolah lo cuma diajarain cara balikin modal kampanye dengan cara korupsi.
Sebenarnya banyak unek-unek gua buat kemajuan Negara ini tapi sayang gak pernah didengar dan dihargain.Emang dasar Goblok!!!
Selasa, 20 Januari 2009
KELelep dan hampir musnah
PT. KEL Indonesia sudah resmi tutup pada akhir 2008 bersamaan dengan tahun kepergian Pimpinan GOBLOKER dari perusahaan tersebut.
Dan ada beberapa teman saya yang menghubungi dan menyesalkan pengunduran diri saya. Kata mereka " wah nyesel lo gak dapet pesangon".
Saya tertawa dan menjawab dengan mudah"kalo saya masih bertengger di perusahaan itu mungkin sampai saat ini perusahaan ini masih dapat berdiri tegar dengan sistem-sistem barunya.
Saya sebagai mantan Director support dan kebetulan sekali sudah bisa menduga hal ini akan terjadi dengan acak-acakannya sistem yang ada.
Bagi semua yang mau kirim artikel ,kirim aja via e-mail : gobloker@rocketmail.com
Rabu, 10 September 2008
Anti Peduli Lingkungan kalau tidak menguntungkan
Sangat dangkal sekali pemikiran mereka bagi perusahaan-perusahaan yang tumbuh sekitar situ dengan menggunakan pikiran mafia denganmembuang limbah pada saat malam ketika lenyap dari perhatian orang.
Senin, 01 September 2008
INFO LOWONGAN PEKERJAAN
Pada kemana Departemen Tenaga Kerja dan buat apa mereka dibentuk? Untuk apa pula di perusahaan ada HRD kalo tidak becus menyeleksi calon karyawannya.
Hati-hati dengan penipuan yang dilakukan yayasan-yayasan yang mempunyai bisnis seperti bisnis SMS premium.
Coba anda kalkulasikan
Biaya iklan Rp. 100.000,- di koran
Yang tertarik 1000 orang dan yang melakukan registrasi 750 orang
750XRp.200.000,-(biaya pendaftaran bahkan ada yang sampai 500ribu)=Rp.150.000.000,-
Yang diterima 200 orang X Rp.500.000,- (biaya fee)=Rp.100.000.000,-
Pendapatan sekali iklan adalah Rp.250.000.000,-
Kurangi biaya Produksi lah n tetek bengek Rp.50.000.000,-
Pikirkan baik-baik kalo membaca lowongan pekerjaan dan pastikan itu perusahaan langsung.
Sabtu, 07 Juni 2008
Sepi Seperti Kuburan
Apa kabarnya sekarang???
Apakah masih tetap berdiri tegak seperti bangunannya, atau sudah roboh diterpa badai?
Badai,badai,badai bukanlah badai yang pernah melanda bersama dengan tsunami ,tapi badai yang berupa parasit yang menggerogoti dari dalam tubuh dan berlomba-lomba mengibaran bendera kebaikan dibalik bau busuk yang menyengat.
Jumat, 25 April 2008
BENER-BENER GOBLOK
Kurang gimana baik semua apresiasi gue terhadap perusahaan keparat ini.
Gue mengundurkan diri sebulan yang lalu, masih kerja menuhin satu bulan.dan kemarin tanggal 23 April 2008 gue sudah menegaskan untuk tanggal 25 April 2008 untuk menyelesaikan semuanya, karena gue sudah muak dengan harus mendatangi perusahaan yang lebih mengutamakan hukum iblis daripada hukum Tuhan.
Ternyata semua proses tidak berjalan mulus sesuai yang dibayangkan, dengan mempekerjakan SDM yang tidak mempunyai high speed, sehingga jalan gue dibikin berantakan.
Masih belum puaskah sang dazzal mendzolimi gue, seharusnya motto perusahaan ini berubah menjadi”keep the parasite and kick the trees”
Gue gak mau janji tapi gue percaya kehancuran akan segera menghampiri, kalau kalian semua percaya sama adanya Tuhan.
Senin, 17 Maret 2008
Tabrak Lari
Masih ingatkah anda dengan cerita nahkoda kapal bajak laut yang mau belajar insyaf pada judul IMPROVISASI TANPA INTROSPEKSI?
Hari esoknya saya berniat menemui dia tapi tidak saya temukan ,hanya tinggal beberapa anak buahnya yang sedang bingung karena katanya kapal yang rusak itu mau tenggelam.
Terus saya tanyakan “om nahkodanya dimana”?
“Pak nahkoda sudah pergi dengan membawa sebagian harta rampasan kami” kata seorang awak buah kapal yang kelihatan menyimpan amarah.
“Oh, kenapa dia pergi? Bukankah kemarin dia berniat memperbaiki kapal ini” tanya saya.
“Dia telah tabrak lari” jawab seorang anak buahnya
“Emang dia naik motor, apa mobil? Dan siapa yang ditabrak” Tanya saya lagi.
"Bukan ,maksudnya kapal ini. Kapal ini telah dibawanya menabrak karang hingga akhirnya mau tenggelam,eh malah dia lari tanpa bertanggungjawab” sambung awak buah kapal tadi.
“Oh ,begitu toh! Iya yah dia tabrak lari,tapi
Semua tertawa terbahak-bahak.
“Karangnya sih gak masalah, masalahnya banyak awak buah kapal yang jadi menderita akibat kecelakaan tersebut” jawab seorang awak yang sepertinya sudah sedikit dewasa.
Kamis, 13 Maret 2008
Sebab Akibat
PENTING! Sebelum membaca artikel ini pastikan anda adalah orang yang profesional dan mau mengakui kebenaran.
Permasalahan PT. KEL Indonesia sangatlah komplek, akibat dari komplikasi dari berbagai masalah dan menjadikan kondisi yang terasa kondusif menjadi semerawut.
Mungkin dalam pelajaran Bahasa Indonesia anda pernah mengenal istilah sebab akibat, sebab dulu apa akibat dulu? kalau dalam pembahasan bersama antara GOBLOKER dengan NONGKRONGGERRR yang diikuti pula oleh tokoh agama garis halus dan lembut mengambil kesimpulan bahwa “suatu akibat yang disebabkan”.
Terus disebabkan oleh apa? Kami memutuskan bahwa awal mulanya adalah titik awal atau pangkal permasalahan yang harus dicari!
Mungkin kalau pakai diagram tulang ikan bisa digambarkan, tapi kita coba uraikan:
1. Faktor Manusia.
Apakah kita harus menyalahkan karyawan yang tidak berprestasi? Tentu ada sisi manusiawinya.dan yang jelas adalah cara perekrutan. Disini HRD (Human Resource Divisions) bekerja tidak maksimal dalam mengontrol karyawannya baik segi potensi, kemampuan dan karakter (psikologis).
Mungkin kita bertanya betapa sulitnya masuk kerja di perusahaan selevel ASTRA GROUP,BRIDGESTONE dkk,bahkan untuk jadi pembantu aja minimal D3 Pariwisata contoh Pembantu rumah tangga kepresidenan.Karena perusahaan sebesar itu dengan HRD yang handal dan profesional menginginkan karyawannya berkompetisi secara sehat dan tidak ragu memberikan penghargaan dan tidak takut tersaingi.Akhirnya apa? Di PT. KEL untuk mempromosikan saja susah karena takut dianggap menggagalkan program cost down.
Ditambah lagi pesuruh-pesuruh para ex-patriat tidak bekerja sebagai filter melainkan sebagai algojo, bahasa jadulnya mah ABS (Asal Bapak Senang).
2. Faktor Alam
Kenapa kami menyebut faktor alam , karena PT. KEL memerlukan sumber daya alam untuk terlaksananya proses produksi baik itu energi,logam,air dll.
Tentunya sangat menarik sekali dengan apa yang namanya FEE dimana akan menambah devisa pribadi kita apabila berhasil meloloskan perusahaan kontributor,ditambah lagi harga yang selangit yang membuat air liur mengalir tidak terasa.
3. Faktor Sistem
Sistem yang berjalan kadang bersifat temporer,tidak berjalan konsisten dan konsekuensi yang pandang bulu
Dengan adanya program cost down yang tujuannya sangatlah mulia tapi disini punya julukan khusus yaitu cost down under thinking.kenapa kami bilang demikian,karena costdown yang dicanangkan sangatlah merugikan dengan jangka waktu yang bervariasi diantaranya :
a. Status karyawan : muncul kecemburuan sosial dengan perbedaan yang mendasar akibat adanya ketidakadilan pengupahan dengan porsi pekerjaan yang tidak seimbang dan menjadikan yang terdzolimi tidak pernah berdo’a untuk kebaikan PT. KEL
b. Perawatan dan Penerapan pada mesin : Tertunda dan susah setengah mati untuk proses perbaikan dengan alasan mahal, hingga akhirnya masalah besar menghampiri baru tersadar serta ditambah penggunaan material termurah dan akibatnya menggagalkan acara “Tingkatkan Kualitas”.ketika orang lain sibuk dengan kualitas terbagusnya PT.KEL masih berkutat pada pesta cost down.
c. Terakhir semua serba cost down mengakibatkan semua kesulitan dan timbul perasaan saling curiga “ jangan-jangan dibawa pulang nih”
Kami kira cukup itu dulu dan akan kami tambahkan apabila ditemukan faktor lainnya ,karena untuk apa ? Untuk kebaikan PT. KEL itu sendiri yang sangat kami cintai.
Bagi yang merasa benci kepada penulis kami pikir anda lebih baik bekerja di terminal,bagi yang mau berkomentar terbuka dan bebas.
Selasa, 11 Maret 2008
PUK bukan hanya unjuk gusi
Lagi-lagi PUK menggalang masyarakatnya untuk menolak kebijakan pemerintah PT. KEL yang meyetujui keinginan warga dengan syarat yang cukup berat. “Harus Profit apabila tuntutan PUK mau disetujui “
Dibalik itu menurut pendapat saya ada unsur politik,yaitu program “cost down under thinking”
Sekarang kita kembalikan pada pola pikir yang cukup sederhana.Memang selama ini karyawan tidak berusaha agar perusahaan ini profit???
Saya yakin 200 % semua menginginkan perusahaan maju dan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, tapi sebuah profit dan menjadikan label bonafide hanya cita-cita belaka dan kerja sia-sia tanpa didukung infrastruktur yang memadai.
Aneh benar-benar aneh??? Bagaimana seorang tukang gorengan bisa laku apabila gerobaknya kotor dan rusak,wajan sudah berkarat,minyaknya tidak ganti-ganti,bungkusnya gak tau dapet darimana ditambah penjualnya judes dan jarang mandi.Sederhana
Saya dulu sempat menyinggung masalah Inovasi, bahkan SUZUKI punya motto “inovasi tiada henti”.apa sih artinya?
Inovasi dalam ilmu lingusitik adalah fenomena munculnya perubahan baru dan bukan perubahan warisan. Inovasi berbeda dengan neologisme. Inovasi bersifat 'tidak sengaja'.,maksudnya Sebuah perusahaan yang berinovasi tidak akan pernah berhenti memperbaiki dan mencari hal-hal baru yang lebih baik,bukan membodohi , Kalo bahasa gaulnya “beli tai jual emas”,tapi selalu mencari emas-emas baru yang lebih baik.
Bersambung
Kamis, 28 Februari 2008
PT. KEL Indonesia Hidupku dan Hidupmu
Artikel ini saya buat untuk membuktikan kekaguman saya terhadap PT. KEL yang mampu memberikan apresiasi terbaik terhadap karyawannya, semua berjalan profesional dan kompetitif,didukung pula oleh SDM yang sangat handal.
Marilah kita berdo'a mudah-mudahan menjadi perusahaan yang terkenal di dunia maupun di akherat.
Sebagai orang bodoh saya merasa bangga bekerja disini dengan berbagai penghargaan yang diterima,walaupun ada sebagian yang hanya nominasi.Mungkin kalau di militer baju saya sudah penuh dengan bintang jasa.
Berkat hasil kerja disini saya menjadi orang terkaya di kampung.Rumah saya bertingkat,mobil berderet bahkan kalau ada orang yang pinjam uang saya berikan tanpa perlu bayar.
Yang saya pikirkan adalah bagaimana kalau saya keluar dari perusahaan ini,bisa-bisa saya jadi pengemis atau bahkan mati kelaparan.
Terima kasih PT. KEL karena engkaulah napas ini masih terasa lega.AY LAP YU POKONYA MAH.
Jumat, 22 Februari 2008
Lari dari ketakutan menimbulkan masalah
Eh maaf salah, kok jadi lagu!!!?Pada suatu hari aja ya???!
Ketika kami sedang bermain di rear garden atau bahasa indonesianya kebon singkong.Tiba-tiba isteri saya lari ke dalam rumah dan menjerit-jerit.
Saya tanya ada apa? Dia menjawab ada ulat bulu sebesar ujung lidi. Sebenarnya saya pun takut. tapi saya pikir tidak ada gunanya saya takut, karena dengan takut ulat tersebut tidak akan hilang dan sebenarnya saya laripun ulat tersebut tidak akan mengejar.
Dari kejadian diatas saya mempunyai kesimpulan
Bersambung dulu
Senin, 18 Februari 2008
IMPROVISASI TANPA INTROSPEKSI
Suatu hari saya ngobrol dengan nahkoda kapal bajak laut. Dia berbicara bahwa dia akan belajar insyaf atau apa cuma pura-pura insyaf. Dia bercerita banyak tentang anak buah dan koleganya yang telah sukses dengan kerja mereka sebagai bajak laut. Dan masih ada pula yang masih melakukan kejahatan-kejahatan . tapi kata nahkoda itu “ oh itu tidak apa-apa , dia teman dekat saya dan kami sering berbagi, nasehat saya cuma berlaku buat orang-orang yang tidak dekat sama saya saja kok”. Sambil dengan bangganya memperlihatkan pedang yang dipegangnya.
Terus saya bertanya “ Apakah ki bajak laut begitu saja insyaf dengan mudahnya melupakan masa lalu?”
Dia menjawab “ Oh iya yang lalu biarlah berlalu , kita lupakan saja yang penting sekarang kita berubah”.
Terus saya bertanya lagi” Kenapa ki bajak laut mau insyaf?”
Dia menjawab dengan suara tersendat-sendat dan berbisik “ Karena kapal ini sudah mulai tua, sudah saatnya kita memperbaikinya, serta membuat skenario seolah-olah perbaikan selalu dilakukan dari dulu”
“Oh begitu toh” kata seorang anak buahnya sambil menjilat pantat sang nahkoda.
Dan nahkoda berkata “ kamu nanti akan saya perjuangkan jadi kepala juru masak, walaupun sebenarnya kamu tidak becus masak” kepada anak buahnya tadi.
"Om bajak laut ,kenapa sih masalah memperbaiki baru terpikir sekarang" tanya saya.
"Kamu ini???! tadi manggil ki sekarang manggil om yang jelas dong! " dengan nada membentak dan menempelkan pedangnya di leher saya.
"Maaf nyet" kata saya dengan gemetaran.
"Nah gitu dong yang sopan, ya itulah ciri bajak laut segala perbaikan baru dilakukan setelah terasa akan datang kehancuran" jawabnya dengan lantang.
" Terus kenapa bajak laut itu selalu identik dengan kejahatan " tanya saya lagi.
"Ya jelas dong, di perguruan ilmu hitam saya dulu saya tidak diajarkan mempelajari karakter orang jadi saya hanya tau siapa yang lebih pandai membersihkan kotoran yang ada di badan saya, dengan dijilatlah dkk"jawab sang nahkoda.
"Emang dulu anak buah om bajak dapet darimana" tanya saya lagi.
"Oh ada yang dari terminal, jalan-jalan,semak-semak dll, cuma yang gak ada dari pesantren aja, ntar malah nyaingin saya"jawabnya.
Nyambung lagi.
Senin, 11 Februari 2008
KARYAWAN SEBAGAI MAINAN
Semua kita bisa lihat beberapa perusahaan melakukan recovery,refresh,untuk melakukan penyegaran SDM yang lebih produktif.Dengan membuat sistem kontrak dan tanpa lupa memberikan Tunjangan Pensiun Dini.Karena ada beberapa hal yang jadi pertimbangan :
1Semakin lama orang bekerja dengan posisi yang sama ,maka produktivitas akan semakin menurun.
2.Semakin lama pesangon akan semakin besar dibayarkan, sementara kembali ke No. 1.
Tapi disini.red. Perusahaan sangat tidak punya nyali untuk melakukan hal tersebut.Malahan karyawan seolah-olah dibuat mainan dengan sistem lempar-lemparan kebijakan.Dari pemerintahan orde lama dilempar ke orde baru sampai orde reformasi atau mungkin sampai kiamat sampai karyawan bosan dan mengundurkan diri.
Bagi karyawan yang tidak punya kekuatan dan koalisi sistem mafia yang kuat dengan mudahnya disingkirkan.padahal kalau dilihat dia tidak lebih buruk dari yang lainnya .
Siapa yang harus disalahkan : karyawan ,manajemen, atau masih ada pihak ketiga.
Dengan munculnya pengunduran diri dari saudara Endang dan Mawardi bagi saya adalah pembuktian dari manajemen yang bobrok, mengapa saya bilang demikian?
Manajemen tidak becus mengontrol potensi dan kemampuan karyawan,dipaksakan sehingga menjadi beban mental bagi mereka ditambah lagi kurang profesional hanya lebih mementingkan unsur kedekatan.
Mengapa harus mereka yang ditekan atau ada penyebab lain supaya stress sehingga mengundurkan diri tanpa dibayar pesangon.Sekarang kita tinjau kembali siapa yang memilih dan siapa yang merekrut?
Tonjok diri sendiri kalo memang telah salah memilih atau salah memasukan orang bukan objek yang jadi korban.
Terus terang saya adalah korban dari permainan mereka , tapi ini saya jadikan tantangan untuk membuktikan bahwa ada pepatah “ Janganlah sombong dulu selama tai lo masih bau”.
Selasa, 05 Februari 2008
Profesionalisme VS Premanisme
Untuk mewujudkan seorang profesional harus rela melepaskan sisi premanismenya.
Dimana dalam menghadapi semua hal hanya dengan kejahatan baik dengan uang,kekerasan dkk.
Tapi memang itulah citra
Tapi jangan sampai perusahaan tempat kita bekerja menjadi miniaturnya
Karena terbagi dua kubu pemerintahan yang menyebabkan sebuah perusahaan modal asing (PMA) sulit untuk maju.
Satu sisi ingin memajukan perusahaan satu sisi lagi hanya mau mengambil keuntungan belaka.
Memang sulit sih untuk mengakui dan introspeksi.
Yang jelas kalau sebuah perusahaan ingin menerapkan faham profesional harus bersih dari premanisme.
Pikir sendiri dan coba telaah lebih jauh.
Kamis, 31 Januari 2008
Kenaikan UPAH vs KEBUTUHAN
Faktanya semua orang mau naik upah, tapi dengan naiknya upah pasti kebutuhan pun ikut naik dan persentasenya kadang lebih dan tanpa aturan.
Inilah sebenarnya yang membuat bangsa ini terpuruk!
Dengan naiknya upah dan kebutuhan maka nilai uang semakin rendah.Ini bukti bahwa tidak becusnya Pemerintah dalam mengelola negara, mereka takut mengembangkan sikap idealis.
Dan didukung pula oleh para penghianat bangsa yang lebih menjilat pantat bangsa lain daripada bangsanya sendiri.
Sebenarnya pekerja tidak akan menuntut kenaikan upah dan mereka akan mengerti apabila justru ada penurunan biaya kebutuhan,dengan demikian uang akan semakin berharga.dan saya yakin dua ratus persen nilai rupiah akan semakin menguat.
Siapa sih yang harus disalahkan??? Pemerintah atau kita sendiri? atau kita salah-salahan sampe mati.
Kenaikan upahpun harus didasari dengan sistem yang tidak hanya menguntungkan sebagian pihak.Contohnya mau teriak-teriak sampe berak pun sebuah perusahaan tidak akan maju selama yang teriak-teriaknya tidak introspeksi diri.
Masih ada lanjutannya!!!
Kamis, 24 Januari 2008
Tanggapan Komentar anda
Sebagai pernyataan dukungan terhadap GOBLOKER Community sodara masykur memberikan tanggapan sebagai berikut tentang masalah PUK :
Rabu, 23 Januari 2008
Lowongan Pekerjaan
Kirimkan Lamaran dan CV ke hrd@kerajaan-iblis.co.jp
Lamaran diatas dikirim oleh rekan saya yang bekarja di Perusahaan tersebut. Katanya waktu dia melamar kerja disana persyaratannya gak jauh berbeda dengan yang di atas.sehingga perusahaannya sekarang sangat maju pesat.
Seorang Pakar Marketing dari HORNY Solutions Prof.Dr.Ing.H.M.Masykur B.sc.MCK menanggapi sebagai berikut :
BAGAIMANA DENGAN KOMENTAR ANDA ???
Selasa, 22 Januari 2008
Agama sebagai brand marketing tertinggi
Senin, 21 Januari 2008
Komentar Moderator
Silahkan tuangkan semua aspirasi anda.Ajak teman-teman semua dengan mengirimkan semua unek-uneknya,dengan berbagai cara.Dan yang lebih saya hormati lagi apabila identitas anda disebutkan.tidakpun gak jadi masalah.
Anda bisa mengomentari semua artikel yang ada disini.
Sosialisasi Peraturan PUK PT. KEL
Bapak Udaya selaku pengurus PUK mencoba mensosialisasikan peraturan-peraturan yang sebenarnya peraturan baku,mudah ditebak dan sangat biasa dituliskan disetiap instansi.
Apa sih intinya???Apakah peraturan itu semua hanya berlaku bagi karyawan jelata seperti saya contohnya.
Semua,semua dan semua menuntut peraturan ditegakan tanpa pernah introspeksi dengan yang membuat peraturan ,sampai kiamat pun rasanya gak akan terlaksana.
Gak usah jauh-jauh belajar saja dari perusahaan yang sudah terkenal,bagaimana cara mereka supaya menjadi perusahaan yang bisa berkompetisi.
Memaksakan sistem tanpa disadari adanya pelanggaran besar-besaran sangat jelas sekali akan menghancurkan reputasi yang sudah ada.
Pikir baik-baik jangan cuma mengandalkan emosi dan hawa nafsu kalau mau jadi orang profesional.
Sabtu, 19 Januari 2008
PUK PT.KEL unjuk gusi
Bermula dari rapat darurat di sebuah kantin yang menjadi tempat konferensi bersama,untuk bersama-sama mendukung PUK menuntut kenaikan upah yang selama ini didzolimi dengan alasan rugi-rugi terus, tetapi tidak mau tutup.
Hati-hati dengan pendekatan personal yang dilakukan para centeng dan lebih lagi menyeret pengurus dan anggota yang tidak mempunyai power dengan mudah ditendang.
Bersama ini gobloker community menyatakan dukungan dan siap menghadapi apapun yang terjadi.
Indonesia Idol
Mengenai situasi orang-orang Indonesia, saya teringat dengan almarhum Prof.Dr.Nurcholis Madjid.